Books

Jika Anda memutuskan memasuki dunia jurnalistik apakah sebagai wartawan bidang media cetak atau elektronik, segera ambil langkah itu. Jangan menunggu sampai habis umur kita memikirkannya. Putuskan sesegera mungkin ! Dan bertindaklah ! Jika Anda ragu, bertanyalah mengenai prospek di bidang ini kepada sahabat, rekan atau orang yang bisa diminta pertimbangkan. Setelah mengambi keputusan, tuliskanlah ! Tuliskan keputusan itu diatas sehelai kertas atau di sebuah file atau di sebuah blog. Tuliskan dengan rinci tujuan Anda dalam karir itu. Tidak menuliskan secara eksplisit untuk keperluan Anda sendiri, maka keputusan itu tidak lain adalah harapan kosong. Menjadi wartawan bisa menjadi pilihan hidup. Namun dibalik itu terbentang kesempatan untuk bertemu berbagai jenis manusia mulai dari seorang pemulung sampai seorang presiden. Profesi wartawan bisa membawa Anda juga berkeliling Indonesia. Dan yang tentu banyak diimpikan, profesi ini bisa mengajak Anda berkeliling dunia !

Buku ini menjelaskan motif Anda untuk menjadi seorang jurnalis handal, apa saja syaratnya dan kemampuan apa yang dikehendaki. Dalam buku ini Anda akan menemukan kejadian seperti apa yang disebut berita dan apa pula yang disebut fakta bernilai berita. Lalu bagaimana wawancara yang dilakukan seorang wartawan dan bagaimana pula liputan di lapangan yang akan dijalani seorang jurnalis. Lebih dari itu buku ini menjelaskan tips-tips praktis ketika Anda sudah terjun di dunia jurnalistik. Tips ini bisa juga memotivasi mereka yang mau terjun ke dunia media massa.

Dapatkan bukunya di Leutikaprio 

 

Selama satu abad ini radio telah menyesuaikan diri dengan perubahan budaya dan teknologi agar tetap populer dan medium yang penting meskipun adanya pertumbuhan televisi, televisi kabel dan satelit, film, berkembangnya musik serta kemudian ditambah dunia internet. Radio menjaga jati dirinya untuk tetap bersentuhan dengan pendengarnya karena dia tersedia setiap saat.

Elman Saragih, Pemimpin Redaksi Metro TV (Mei 2008-Agustus 2012): “Apa yang disodorkan Asep melalui Jurnalistik Radio merupakan peneguhan bahwa ia memang tidak hendak hilang dari masyarakat, apalagi raib dari sejarah. Pilihan untuk menuliskan pengalamannya selama di radio, menurut saya, adalah pilihan yang brilian. Bagaimana pun, radio memiliki sejarah yang akrab dengan Republik ini. Melalui sejarah, kita bisa menelusuri betapa jejak radio amat penting bagi Kemerdekaan Indonesia. Bung Karno memaklumkan kemerdekaan lewat radio. Bung Tomo, membakar semangat patriotisme juga lewat radio.”

Liston P Siregar, wartawan radio dan editor http://www.ceritanet.com: “Pengalaman Asep Setiawan sebagai wartawan radio dengan tugas sehari-hari mengumpulkan bahan untuk siaran, memproduksi laporan radio, maupun menjadi presenter, dan menjadi editor siaran membuat buku Jurnalistik Radio ini menawarkan saran-saran yang amat berguna secara praktis. Petunjuk tehnis tentang mikrofon dalam Bab berjudul Tips Merekam Suara, misalnya, akan sulit didapat dari seorang akademisi jurnalistik atau konsultan industri radio.”

Asep Setiawan lebih dari dua dasa warsa berkecimpung di dunia jurnalistik cetak, radio, online dan televisi.
Dapatkan bukunya di Leutikaprio

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s