Mantapkan resolusi 2007 di jurnalistik

Saat yang tepat di awal tahun 2007 ini untuk memantapkan resolusi dan janji meningkatkan kualitas di bidang jurnalistik.

Resolusi adalah hal penting untuk memandu kemana pengembangan kemampuan di bidang jurnalistik dan apakah masih ada yang bisa disempurnakan. Lalu dari resolusi inilah semangat baru timbul, daya juang muncul dan tidak ada rasa takut gagal. Apapun yang diinginkan bisa dicapai asal bisa diusahakan. Ingat saja bahwa semua jurnalis hebat di dunia ini berawal dari tidak apa-apa. Yang membedakan kita denga nmereka adalah semangat juang tanpa henti untuk memantapkan kualifikasi di bidang jurnalistik.

Imbalannya tentu tidak hanya sekedar gaji yang naik melesat tetapi juga kepuasan dalam pengabdian profesi sebagai jurnalis. Dunia media ini sangat membutuhkan mereka yang tinggi kualifikasinya, yang kreatif dan yang tetap memacu prestasi sampai tidak terbatas.

Apa yang dapat diusahakan dengan memantapkan resolusi di bidang jurnalistik ini ? Beberapa tips bisa disampaikan disini.

Pertama, sudah sampai mana karya Anda di bidang jurnalistik. Apakah tingkatnya lokal, nasional, regional atau internasional ? Buatlah target dan resolusi untuk meningkatkan kapabilitas Anda dari wartawan tingkat lokal menjadi wartawan daerah kemudian menjadi wartawan nasional. Tirulah kualifikasi seorang wartawan nasional di media besar. Kualifikasi inilah yang akan memandu Anda untuk selalu melihat naik dalam pengembangan diri di bidang jurnalistik. Kualifikasi disini juga termasuk integritas sebagai seorang profesional yang memiliki kemampuan diri sekaligus kepribadian yang handal.

Kedua, resolusi tahun 2007 juga mengacu kepada kualifikasi Anda sekarang di bidang jurnalistik. Jika Anda sudah ada di dalam media dengan status sebagai koresponden lepas, tingkatkan menjadi koresponden tetap. Jika sudah koresponden tetap tingkatkan menjadi karyawan tetap. Caranya: capai ketentuan yang mengharuskan Anda mendapatkan tingkatan lebih dari sekarang. Mustahil ? Itu hanya ada dalam pikiran orang yang pesimis. Anda mampu mencapai itu dengan memberikan prestasi tinggi. Setiap peristiwa adalah kesempatan. Peristiwa bencana alam, kecelakaan, pelantikan pejabat, seminar, tabrakan di jalan bahkan prestasi dan tragedi seseorang adalah kesempatan untuk meyakinkan diri Anda bahwa Anda mampu meliput dengan cara terbaik dan karya terbaik.

Ketiga, susunlah waktu kerja dan pengembangan diri dengan serasi. Meskipun pekerjaan Anda padat, liputan setiap hari dan tidak ada henti tugas membuat laporan, sudah waktutnya membuat resolusi untuk meningkatkan skill Anda. Bahasa Inggris lemah misalnya, mengapa tidak mengikuti kursus seminggu sekali ? Dalam setahun ada 52 minggu. Yakin dengan 52 minggu atau setidaknya 40 minggu banyak hal bisa dicapai dalam penguasaan bahasa Inggris setidaknya dalam listening. Demikian juga kursus manajemen waktu, kursus penulisan kreatif. Semua bisa dilakukan dalam waktu 365 hari ke depan. Tentukan resolusi ini sekarang.

Keempat, mengapa Anda tidak berfikir untuk mengikuti pendidikan lanjutan? Apakah Anda merasa cukup dengan S-1 saja ? Fikirkan masa depan penguasaan materi karena masyarakat semakin terdidik, kalangan intelektual semakin luas. Dengan kemampuan Anda berfikir seperti lima tahun lalu, sudah saatnya Anda memikirkan pendidikan khusus di luar jam kerja. Tinggal setahun di kelas akan merupakan lompatan lima tahun ke depan. Tetapkan resolusi untuk menggali kembali keilmuan yang semakin cepat berkembang. Daya analisis Anda juga bisa meluas serta daya kritis dan sense of knowledge akan mendalam.

Kelima, resolusi bukanlah omong kosong. Disiplinkan diri Anda dan kaji kembali setiap bulan resolusi Anda. Apakah perlu modifikasi ? Apakah perlu perubahan ? Apakah bisa ditambah ? Semua terserah Anda. Disiplinkan dan tuliskan resolusi Anda dalam annual planning, dalam rencana tahunan. Beliha diary sekarang juga, tetapkan resolusi Anda. Tuliskan segera dan kaji terus sampai merupakan sebuah perencanaan matang. Rencana adalah setengah dari pekerjaan.

2 thoughts on “Mantapkan resolusi 2007 di jurnalistik

  1. sebagai wartawan ala kadarnya atau istilah ilo ‘bawah tanah’ krn di UK beroperasi tanpa ijin (visa aja numpang as spouse) hahaha, resolusi 2007 saya: mencoba ‘memberdayakan’ blog untuk mendapatkan ‘daya’ hehehe *wink*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s